Pola Makan yang Sehat Untuk Diet – Diet
bagi penderita obesitas memang sangat diperlukan. Kelebihan berat
badan akan mengganggu kesehatan sehingga lemak-lemak yang bersarang
harus segera dienyahkan dari tubuh. Seringkali penderita obesitas
melakukan diet praktis untuk menurunkan berat badan dengan cara cepat.
Padahal, cara-cara instan bisa saja justru mengganggu kesehatan.
Pola makan yang sehat dalam menjalankan diet
Beberapa orang berpikir bahwa diet identik dengan tidak makan.
Anggapan ini tentu salah besar! Tubuh kita membutuhkan nutrisi untuk
menjalankan tugasnya. Bila kita tidak makan sama sekali berarti membunuh
sel-sel dalam tubuh seketika. Mengerikan bukan?
Anda harus tetap mengonsumsi makanan bergizi lengkap. Hanya porsinya
saja yang dikurangi. Pengurangna ini juga tidak boleh terlalu banyak.
Maksimal pengurangan adalah ½ dari porsi seharusnya. Bila terus
dijalankan secara rutin, tubuh Anda akan berangsur mengecil tanpa efek
samping.
Jangan Pernah Tinggalkan Sarapan
Sarapan sangat penting bagi proses kehidupan manusia. Pada malam hari
organ pencernaan bekerja optimal untuk menghabiskan sisa makanan yang
ada di rongga pencernaan. Saat bangun, perut kita benar-benar dalam
keadaan kosong. Bila tidak diisi, maka produksi asam lambung meningkat
dan melukai lambung. Alhasil, bukan tubuh kecil yang didapat tapi sakit
maag.
Sarapan juga sangat diperlukan untuk mengawali pekerjaan Anda. Otak
butuh glukosa dari makanan yang Anda konsumsi agar dapat digunakan dalam
proses berpikir. Bila Anda meninggalkan sarapan, maka pekerjaan justru
akan terbengkalai.
Alasan lain mengapa Anda harus tetap sarapan adalah mengurangi ngemil
dan ukuran makan siang. Biasanya, orang yang tidak sarapan tergoda
untuk membeli makanan ringan pengganjal perut yang keroncongan. Padahal,
sebagian besar makanan ringan tersebut tinggi glukosa. Agar tidak
banyak mengomsumsi gula, buat menu sarapan rendah karbohidrat dan tinggi
serat. Hindari minuman manis di pagi hari.
Konsumsi Vitamin C
Anda masih boleh mengonsumsi makanan tinggi glukosa atau berkolesterol
sesekali. Nah, untuk mengantisipasi peningkatan berat badan, minumlah
jeruk yang asam selepas makan. Rasa asam tersebut berasal dari vitamin C
yang dapat melarutkan lemak sehingga tidak sempat diserap tubuh.
Stop Ngemil!
Jangan pernah beranggapan bahwa ngemil adalah pengganti makanan berat.
Anggapan seperti ini salah besar. Kebiasaan ngemil justru mempercepat
peningkatan berat badan. Makanan yang anda konsumsi berkarbohidrat atau
berkadar gula tinggi tanpa serat. Jadi, semua camilan tersebut akan
diubah dalam bentuk glukosa dan disimpan di bawah kulit. Berbeda bila
Anda makan nasi dengan sayur, serat dala sayur akan diambil vitaminnya
saja dan dibuang sehingga tidak menyebabkan gemuk.
Hindari Makan Sebelum Tidur
Produksi enzim-enzim pencernaan saat tidur meningkat hingga dua kali
lipat. Enzim tersebut mempercepat proses pencernaan sehingga sebanyak
apapun makanan di perut akan dihabiskan. Bila ada makanan di organ
pencernaan, enzim tersebut diproduksi lebih banyak lagi. Akibatnya pada
pagi hari Anda merasa lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan.
Untuk mencegahnya, minumlah air putih sebelum tidur agar pencernaan
lancar dan tubuh semakin kurus.
SUMBER : http://forum.kompas.com/kesehatan/308921-pola-makan-yang-sehat-dalam-menjalankan-diet.html
min kaalo boleh tanya knp kalo lgi diet harus menghindari makanan yang manis2?
BalasHapuskarena makanan manis bnyak mengandung sukrosa atau sejenisnya yang bisa menambah berat badan
BalasHapuswaw bgus info nya.soal nya saya mau diet tpi gk mau tersiksa.he
BalasHapussilahkan dicoba. semoga bermanfaat :)
Hapuskau ndk diet mel? :D
BalasHapusiyo nay biar tambah langsing hhe
Hapuskalau nag gemuk ckmano?? tpi jng terlalu gemuk..
BalasHapusataur pola makan, tidur cukup jaga pikiran tetap tenang dengan refreshing
Hapus